FAKTAKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Komisi III DPRD Kalimantan Tengah mendorong pemerintah daerah terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan layanan perpustakaan guna meningkatkan budaya literasi dan minat baca masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting agar perpustakaan semakin mudah diakses serta menjadi ruang belajar yang nyaman bagi semua kalangan.
Dorongan tersebut disampaikan setelah Komisi III DPRD Kalteng melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas. Dari hasil kunjungan itu, berbagai inovasi yang diterapkan dinilai layak dijadikan contoh oleh kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, mengatakan pengelolaan perpustakaan di Kabupaten Kapuas menunjukkan perkembangan yang positif. Menurutnya, berbagai fasilitas dan program yang disediakan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, untuk datang membaca di perpustakaan.
“Yang kami lihat, Kabupaten Kapuas telah menghadirkan banyak inovasi untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke perpustakaan. Harapannya, anak-anak semakin semangat belajar dan gemar membaca,” ujarnya, Jumat (31/7).
Tomy menjelaskan, inovasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam gedung perpustakaan. Kabupaten Kapuas juga menghadirkan layanan perpustakaan keliling menggunakan gerobak yang menjangkau berbagai lokasi, termasuk lembaga pemasyarakatan, serta menyediakan sejumlah titik baca di beberapa kawasan.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus mendekatkan layanan perpustakaan kepada warga yang berada di luar pusat kota.
Selain mengapresiasi berbagai program inovatif, Tomy juga menilai fasilitas perpustakaan di Kabupaten Kapuas telah mendukung terciptanya suasana belajar yang nyaman. Keberadaan ruang baca yang representatif, area terbuka untuk aktivitas masyarakat, serta fasilitas pendukung lainnya membuat perpustakaan semakin menarik sebagai pusat literasi.
Ia berharap inovasi serupa dapat diterapkan di berbagai daerah di Kalimantan Tengah sehingga budaya membaca semakin tumbuh dan kualitas sumber daya manusia terus meningkat melalui peningkatan layanan perpustakaan.
(red/adm)






















































































