FAKTAKALTENG.COM – Bulan Ramadan bisa jadi peluang menambah rezeki bagi para pedagang makanan dan minuman siap saji, hal tersebut dibenarkan oleh Ibu Mertiy salah satu penjaja gorengan yang berjualan di Pasar Kahayan, Kota Palangka Raya.
Ia mengatakan, gorengannya selalu laris manis bila berjualan pada bulan puasa, bahkan bisa meraup untuk tiga kali lipat dari hasil penjual hari-hari biasa. “Gorengannya selalu habis dan laris manis, apalagi pada bulan puasa tahun lalu, walau kasus pandemi Covid-19 manis tinggi dan pasar wadai atau pasar Ramadan ditiadakan, berkah tetap mengalir sehingga tetap banyak masyarakat yang membeli gorengan saya,” ucapnya.
Pada tahun ini, ia tidak akan menyewa lapak atau stand pada pasar Ramadan, karena dari hasil pengamatannya, walaupun tidak berpartisipasi ia tetap yakin jualannya akan tetap laris manis.
Apalagi letak lokasi pasar Ramadan ini masih di area Pasar Kahayan, jadi menurutnya, jualan tetap akan habis seperti bulan puasa tahun lalu. Ini juga merupakan komitmennya yang ingin memberikan kesempatan bagi pedagang lain untuk berjualan di pasar Ramadan tersebut.
“Saya berjualan di sini kurang lebih lima tahun lamanya, jadi saya sudah pernah ikut dan tidak ikut berjualan di lapak Pasar Wadai. Intinya jualan saya tetap habis, jadi saya memutuskan untuk tetap berjualan di sini saja,” ujarnya.
Tak jauh dari lapak jualan Bu Mertiy, salah seorang penjual sop buah atau es buah bernama Bu Riyan, ternyata memiliki pendapat yang berbeda terkait cara berjualan pada bulan penuh berkah ini.
Ia mengatakan, es buah menjadi makanan yang paling dicari masyarakat saat puasa, jadi ia akan memanfaatkan lapak pasar Ramadan ini untuk meraup untung sebanyak-banyaknya dari hasil menjual es buahnya.
“Es buah memang laris kalau puasa, soalnya bisa buat buka puasa, jadi saya dan suami sudah mendaftarkan diri untuk bisa berjualan di pasar Ramadan. Untuk segala persyaratan sudah kami selesaikan, seperti sudah vaksin minimal dosis satu dan dua, memakai masker saat berjualan dan mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.
Ia mengaku sudah sangat siap untuk berjualan di pasar Ramadan. Persiapan seperti membeli gelas kemasan untuk es buah dan kantor plastik juga semuanya sudah beres.
“Mungkin nanti selain es buah berbagai rasa, saya juga akan menjual buah kurma yang telah dibagi perkemasan. Pasar Ramadan ini akan saya pergunakan dengan baik, agar bisa meraup keuntungan sebanyak mungkin,” pungkasnya. (Dy)




















































































