Muara Teweh – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, memimpin langsung rapat entry meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Lantai I, Muara Teweh, Senin (14/7/2025).
Pemkab Barito Utara menargetkan komitmen untuk terus mempertahankan kualitas laporan keuangan sesuai standar dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut.
Tim BPK juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan berharap dapat terus dipertahankan demi terwujudnya tata kelola keuangan yang lebih baik.
“Tim pemeriksa ini adalah untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilakukan sesuai perundang-undangan dan kebutuhan masyarakat,” jelas Hengky Pradana.
Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilakukan sesuai perundang-undangan dan kebutuhan masyarakat. “Kami berharap tim BPK tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan saran dan masukan yang konstruktif dalam meningkatkan pengelolaan keuangan daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim BPK Provinsi Kalimantan Tengah, Hengky Pradana, mengatakan bahwa pemeriksaan ini akan berlangsung selama 30 hari ke depan. Fokus pemeriksaan meliputi penjaminan pengelolaan, pelaporan aset daerah, serta aspek efektivitas, efisiensi, dan ekonomis dari pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2024. Pj Bupati Barito Utara didampingi oleh Sekretaris Daerah Des Muhlis, serta unsur kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Barito Utara. Dalam sambutannya Pj Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tim pemeriksa dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh proses pemeriksaan terinci atas Laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.
“Kami menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan ini. Harapan kami, melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara dapat terus memperbaiki kelemahan yang ada serta meningkatkan kualitas laporan keuangan secara akuntabel,” ungkap Indra Gunawan. Pemeriksaan oleh BPK RI akan berlangsung selama 30 hari ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Indra Gunawan juga menyampaikan berdasarkan evaluasi, Kabupaten Barito Utara telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut.(Red/Adm)




















































































