FAKTAKALTENG.COM – Dalam rapat Untuk Mempercepat Regulasi Dalam Upaya Meningkatkan Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Palangka Raya, pada Senin (6/11), di Ruang Peteng Karuhei I, Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin sebut struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak sehat.
Pasalnya dari kajian pendapatan dan pengeluaran dana daerah terdapat kesenjangan yang mengakibatkan tingginya pengeluaran dari pada pendapatan daerah. “Jadi tidak imbang, masa lebih besar pengeluaran dari pada pendapatan, kemarin saya minta laporan detail mengenai belanja modal, dan belanja lain-lain dari situ saya melihat banyak sekali kekurangan di pendapatan daerah kita,” tegas walikota.
Fairid juga menilai hal ini disebabkan banyaknya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang selalu menambah anggaran belanja namun berbanding terbalik dengan restribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terbilang kecil. “Saya tidak bisa sebutkan sebutkam satu-satu mana SKPD yang belanjanya besar tapi pendapatannya kecil, cuman ini jadi renungan bersama makanya harus sama-sama kita fikirkan,” ujar Fairid.
Ia berpesan kepada pihak terkait, untuk bisa mempertimbangkan apa yang sudah di sampaikannya, mengingat hal ini berkaitan dengan kepentingan bersama, baik pemerintah dan masyarakat kota Palangka Raya.” Setelah penyerahan DIVA kemarin saya berpesan pada seluruh SKPD untuk bisa berkomitmen dengan perjanjian kinerja dan capaian nya dilihat disitu dengan harapan semua berjalan baik,” pesan nya. (Dy)














































































