FAKTAKALTENG.COM – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menekankan kepada Dinas Pendidikan setempat untuk proaktif untuk mencegah dan memperkuat protokol kesehatan untuk sekolah yang masih menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Kami meminta ini menjadi perhatian serius agar penularan Covid-19 tidak meluas. Sekolah harus memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes). Jangan diabaikan karena sangat berisiko,” kata Wakil Ketua DPRD Kotim Rudianur.
Dirinya merasa khawatir, peningkatan pandemi ini terus terjadi jika masyarakat menganggap remeh dan abai dalam menerapkan prokes. Pembelajaran tatap muka yang sempat berlangsung beberapa bulan, kini terancam jika kasus Covid-19 terus meningkat.
“Untuk itu seluruh sekolah harus memperketat penerapan prokes agar penularan bisa dicegah. PTM disarankan kembali pembatasan jumlah peserta didik. Sekolah bisa mengatur jumlah peserta didik dengan membaginya dua kelompok, sehingga kerumunan bisa dihindari,” sarannya.
Menurut dia, langkah ini harus dipatuhi agar peningkatan kasus Covid-19, khususnya klaster sekolah bisa dicegah. Jika diabaikan, dikhawatirkan kasus meningkat dan pembelajaran tatap muka malah terpaksa dihentikan lagi.(Red)




















































































