FAKTAKALTENG.COM – Aturan wajib vaksin, sebagai salah satu syarat utama Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) menjaring beberapa sekolah di Kuala Pembuang, kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), yang mengarahkan siswa siswi nya untuk mengikuti vaksinasi massal pelajar di Gor Tenis, Selasa, (26/10). Hal ini mendapat berbagai macam respon dari pelajar.
Salah satu Siswa kelas VIII Pesantren Asseruyaniah yang mengikuti kegiatan tersebut, Rudiansyah mengungkapkan, dirinya sedikit kebingungan dengan penyesuaian dan tata cara belajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19 yang penuh dengan aturan baru, salah satu nya wajib vaksin ini.
“Sekarang semua ada aturan, mau masuk kelas harus cuci tangan, mau duduk sama kawan-kawan harus jaga jarak, tambah lagi harus vaksin, mau gak mau harus di vaksin, tambah ribet,” ujarnya.
Namun, Rudiansyah menegaskan dirinya dan teman-temannya mulai terbiasa dengan aturan-aturan baru yang di wajibkan oleh pemerintah, dijelaskannya, hal ini menjadi salah satu dukungan dari pihaknya sebagai pelajar dalam memberantas Covid-19, terkhusus di Kabupaten Seruyan.
“Kami semua sudah melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) yang di anjurkan pemerintah, ditambah sekolah kami juga ketat aturan dalam pencegahan Covid-19 ini jadi lebih banyak,” katanya.
Ia berharap, kondisi seperti ini bisa menjadikan pemerintah dan masyarakat sadar pentingnya taat aturan dan sadar prokes agar tidak terjadi cluster baru pandemi Covid-19. (Dy)














































































