FAKTAKALTENG.COM – PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafsiah mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menumbuhkan kecintaan terhadap ekskul Palang Merah Remaja (PMR).
Hal ini karena kekhawatirannya pada betapa banyaknya orang yang mengabaikan PMR, dan menganggap ekskul ini kurang bermakna.
“PMR bukanlah sebuah hiburan sepihak, PMR merupakan sarana pembinaan dan pengembangan anggota remaja Palang Merah Indonesia (PMI) di seluruh Indonesia, yang sangat membantu dalam upaya kemanusiaan dan penanganan bencana,” katanya.
Ia menjelaskan, bahwa peran PMR sangat penting dalam aktivitas PMI. Kegiatan PMR tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan dan siaga bencana, tetapi juga mempromosikan nilai-nilai sosial yang berhubungan dengan kemampuan melayani masyarakat.
PMR merupakan ekstrakurikuler yang banyak ada di kalangan siswa SMP dan SMA di seluruh Indonesia. Melalui PMR, siswa-siswa dapat belajar tentang kegiatan kemanusiaan, kepedulian sosial, serta cara memberikan pertolongan pertama pada saat terjadi bencana alam.
Lebih dari itu, anggota PMR juga dapat meningkatkan kapasitas organisasi PMI, dan ini memberikan dampak positif bagi pelayanan PMI kepada masyarakat. PMI memiliki banyak cabang di kota dan kabupaten di Indonesia, sehingga dengan adanya PMR, PMI dapat mengembangkan dirinya dan lebih banyak membantu masyarakat setempat.
“Melalui keberadaan PMR, PMI dapat membangun kesadaran akan pentingnya pelayanan dan relawan dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Namun, untuk mencapai hal tersebut, PMR harus diawasi dan dibina dengan baik, agar melahirkan kader PMI yang tangguh dan profesional di masa yang akan datang. Tanpa pembinaan yang baik, PMR tidak dapat menjadi kekuatan kunci PMI dalam merespon tragedi kemanusiaan dan keadaan darurat. Maka dari itu, PMR perlu menjadi sebuah program yang diperhatikan oleh pihak sekolah, komunitas, dan instansi pemerintah. (Red/adm)




















































































