FAKTAKALTENG.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Seruyan mencatat dari bulan Desember 2022 sampai Januari 2023 sudah 44 kasus masyarakat terkena Demen Berdarah Dengue (DBD), pihaknya mengajak agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Dinas Keshatan Seruyan, Bahrun Abbas mengatakan, pihaknya akan melakukan sinergi dengan instansi terkait untuk membasmi penyebaran DBD di wilayah Bumi Gawi Hatantiring ini. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak para masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga perkembang biakan nyamuk penyebab DBD dapat musnah.
“Tentunya kita akan bersinergi dengan instansi terkait untuk membasmi DBD dari Kabupaten Seruyan, kami juga mengajak masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, sehingga tidak ada wadah bagi nyamuk-nyamuk yang membawa DBD untuk bersarang,” ucap Abbas Senin (6/2).
Adapun penderita DBD terdiri dari berbagai golongan usia. Akan tetapi, angka tertinggi berada pada golongan usia produktif, yaitu 5 sampai 14 tahun yang mencapai 24 kasus, sehingga masyarakat dituntut harus selalu waspada.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar menerapkan 3M, yaitu menguras, menutup. DBD bukan hanya ancaman semata, DBD merupakan hal yang serius mengancam kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (Isk)




















































































