PALANGKA RAYA, FAKTAKALTENG.COM – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Tommy Irawan Diran, mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kebakaran dengan langkah-langkah preventif yang tepat.
Menurutnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, dengan fokus pada pemeriksaan rutin instalasi listrik, pengamanan kompor gas, serta pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman.
“Dalam upaya menjaga lingkungan yang aman dan terhindar dari risiko kebakaran, langkah-langkah pencegahan menjadi kunci utama yang tidak boleh diabaikan,” katanya.
Ia mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebab kebakaran yang umum, mulai dari korsleting listrik, penggunaan kompor gas yang kurang aman, hingga kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan. Dengan meningkatkan kesadaran terhadap aspek-aspek ini, masyarakat dapat membantu mengurangi potensi terjadinya kebakaran yang merugikan.
Perhatian terhadap instalasi listrik dan pengamanan kompor gas tidak boleh disepelekan. Pemeriksaan rutin serta perawatan yang tepat menjadi langkah preventif yang mendasar untuk meminimalisir risiko kebakaran di rumah-rumah. Tidak lupa, ketersediaan alat pemadam kebakaran juga menjadi aspek penting yang harus diprioritaskan. “Langkah-langkah pencegahan seperti ini sangat krusial dalam menjaga keselamatan kita dan orang-orang di sekitar kita,” ujarnya.
Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman kebakaran yang tak terduga.
Ia menyebutka, bahwa Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan kebakaran yang dilaksanakan oleh pihak berwenang dan instansi terkait. Sinergi yang kuat antara berbagai pihak menjadi kunci sukses dalam menjaga lingkungan tetap aman dan terkontrol dari potensi bahaya kebakaran.
Dirinya berharap imbauan ini dapat meresap dalam kesadaran masyarakat akan esensi pencegahan dini terhadap kebakaran. Sosialisasi dan edukasi yang tepat dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait akan memberikan manfaat besar dalam mempersiapkan warga menghadapi potensi kebakaran dengan bijak dan sigap. “Pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi kebakaran harus senantiasa ditingkatkan,” pungkasnya. (red/adm)




















































































