FAKTAKALTENG.COM- Kelangkaan susu beruang atau bear brand menjadi perhatian dan mengundang tanggapan dari pemerintah setempat. Susu beruang akhir-akhir ini masih sulit ditemukan di Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, kelangkaan susu beruang ini disebabkan beberapa faktor salah satu penyebabnya, pembelian dalam jumlah besar oknum-oknum masyarakat dengan alasan susu beruang jadi penangkal ampuh Covid-19, sampai-sampai tak memperdulikan kebutuhan konsumen lain.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan Mahdiniansyah, saat di wawancarai, Kamis (19/08) menjelaskan, tidak ada manfaat yang berbeda secara signifikan dari produk-produk susu sapi yang di jual di pasaran.
“Di dalam setiap susu tentu khasiatnya sama, sebagai salah satu penunjang imunitas tubuh, yang berbeda paling kandungan di dalam susu tersebut, ada yang mengandung gula, ada yang tidak dan kandungan-kandungan lainnya” Kata Mahdiniansyah.
Ia menjelaskan, menjaga imunitas tubuh dan melindungi diri dari Covid-19 tidak hanya dapat di lakukan dengan minum susu saja melainkan melakukan anjuran-anjuran lain dari pemerintah .
“Makan buah-buahan, makan makanan tinggi vitamin, tinggi protein, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan untuk jaga tubuh tetap fit dan sehat agar terhindar dari Covid-19”
Ia berharap, Masyarakat khusus nya di Kuala Pembuang tak perlu berlebihan dalam menghadapi situasi seperti ini, agar tercipta kondisi yang aman dan tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini. (Dy)














































































