FAKTAKALTENG.COM – Mengikuti imbauan dari Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota Palangka Raya tentang penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di wilayah dengan stattus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Palangka Raya mulai laksanakan 100 persen PTM.
Dalam proses pembelajaran, pihak SMAN 1 Kota Palangka Raya tidak memberlakukan sistem sift atau pembagian jumlah siswa dalam 2 kloter menjadi 50 Persen dari jumlah siswa, melainkan langsung diselenggarakan oleh seluruh siswa di sekolah tersebut.
“Kita mulai pembelajaran dari jam 7 pagi sampai jam 12 siang tanpa membagi jumlah atau kloter siswa, ujar Waka Kesiswaan SMAN 1 Palangka Raya, Riani.
Ia menjelaskan, pihaknya hanya membagai jam istirahat, yang semula serentak di laksanakan dalam satu waktu selama PTM terlaksana berubah menjadi terpisah, baik jam istirahat kelas X, XI, dan XII.
“Jam istirahat kami bagi jadi tiga sesi dengan maksimal waktu jam istirahat 30 menit, hal ini sebagai upaya pencegahan terjadi nya kerumunan dan mobilitas yang tinggi antar siswa,” pungkasnya. (Dy)
Foto : Waka Kesiswaan SMAN 1 Palangka Raya, Riani. (kiri)




















































































