KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Kegiatan simulasi pencegahan dan kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) digelar BPBD Kabupaten Seruyan bersama BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor BPBD Seruyan, dilaksanakan di bawah pimpinan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Arvian Yuli Artha.
Simulasi ini melibatkan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dari berbagai desa di Kabupaten Seruyan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas serta kesiapsiagaan para anggota MPA dalam melaksanakan tugas di lapangan, khususnya dalam menjaga dan melindungi wilayah desa masing-masing dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Arvian Yuli Artha menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, terutama MPA, sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan karhutla di tingkat desa. “MPA adalah ujung tombak dalam pencegahan karhutla. Dengan pelatihan dan simulasi ini, kita harapkan mereka lebih sigap, terampil, dan siap menghadapi potensi bencana,” tegasnya di Kuala Pembuang, Jumat (9/5).
Selama simulasi berlangsung, para peserta dibekali dengan berbagai materi teknis, seperti praktik pemadaman api, penggunaan alat pemadam ringan, hingga skema koordinasi lapangan saat terjadi kebakaran. Dalam sesi praktik, peserta juga diperkenalkan langsung dengan berbagai peralatan pemadaman seperti gepyok, selang, pompa air, dan tas semprot. Para instruktur dari BPBPK memandu peserta untuk memahami fungsi dan teknik penggunaan alat secara aman dan efektif di lapangan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah provinsi dan kabupaten menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan desa, sekaligus mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan.
(isn/faktakalteng.com)




















































































