KUALAPEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – RSUD Kuala Pembuang akan menggelar operasi katarak massal pada 20 Februari 2025, bertepatan dengan visitasi dari Departemen Ilmu Penyakit Mata Universitas Hasanuddin (Unhas). Operasi ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan mata yang lebih luas dan terjangkau bagi masyarakat.
Direkur RSUD Kuala Pembuang Ali Wardana melalui Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Kuala Pembuang, Umi Fadilah menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari layanan rutin rumah sakit. “Sebenarnya operasi katarak sudah menjadi layanan yang bisa diakses, tetapi kali ini momennya bertepatan dengan visitasi dari Departemen Ilmu Penyakit Mata Unhas, sehingga kami manfaatkan untuk mengadakan operasi katarak massal,” ujarnya di Kuala Pembuang, Selasa(18/2).
Sebanyak 29 pasien telah terdaftar untuk menjalani operasi. Namun, jumlah tersebut masih bisa berubah tergantung pada kondisi kesehatan pasien sebelum tindakan medis dilakukan. “Pasien harus dalam kondisi stabil. Jika ada masalah seperti tekanan darah tinggi, gula darah naik, atau mengalami batuk dan flu, operasi bisa ditunda karena dapat mempengaruhi hasil tindakan,” tambahnya.
Untuk menjalani operasi, pasien harus mendapatkan rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau dokter praktik. Jika ditemukan indikasi penyakit mata lain selain katarak, seperti pterigium, tindakan operasi juga bisa dilakukan setelah melalui pemeriksaan.
Operasi ini didukung oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan skema Universal Health Coverage (UHC), sehingga pasien yang sudah terdaftar dalam BPJS Kesehatan dapat mengakses layanan ini tanpa biaya tambahan.
“Operasi akan dimulai sejak pagi hingga malam pada 20 Februari, dan kami berupaya agar semua pasien yang memenuhi syarat bisa mendapatkan tindakan pada hari tersebut,” tutupnya.
(isn/faktakalteng.com)




















































































