KUALAPEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Program makan bergizi bagi pelajar resmi diluncurkan di SMAN 2 Kuala Pembuang. Kegiatan ini menjadi awal distribusi makanan sehat untuk 26 sekolah di wilayah Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur, yang akan berlangsung selama dua minggu ke depan.
Asisten Lapangan, Karyanto, menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan dimulai dengan diskusi dan koordinasi bersama pihak sekolah. “Data jumlah siswa dari pihak sekolah menjadi acuan untuk menghitung kebutuhan porsi makan di setiap sekolah,” ujarnya di Kuala Pembuang, Senin (11/8).
Ahli Gizi, Rahel Velena, menambahkan bahwa tahap awal program ini menjangkau 2.334 penerima manfaat di 26 sekolah. “Prioritasnya adalah sekolah-sekolah Seruyan Hilir Timur. Untuk tahap awal ini berjalan selama empat hari hingga 15 Agustus, sambil kita lakukan evaluasi. Karena ini program baru, target awalnya belum terlalu tinggi untuk meminimalisir kesalahan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa menu makanan disusun berdasarkan perhitungan kebutuhan gizi anak, dibagi menjadi dua kategori, yaitu kelas kecil (PAUD, TK, SD kelas 1–3) dan kelas besar (SD kelas 4–6, SMP, SMA). “Tantangan terbesarnya adalah pengelolaan masakan dalam jumlah besar, karena bisa mencapai ratusan kilogram. Perbedaan rasa bisa saja terjadi, dan untuk alergi sementara belum ada menu khusus, jadi masih dipukul rata,” terangnya.
Peluncuran di SMAN 2 Kuala Pembuang ini dihadiri oleh jajaran pengelola program, di antaranya Kepala SPPG Divita Rahmi dan Akunting Tomi Saputra. Program ini diharapkan mampu meningkatkan asupan gizi dan kesehatan siswa di wilayah Seruyan. (Isn)




















































































