FAKTAKALTENG.COM – PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil Kotawaringin Timur (Kotim)-Seruyan, Abdul Hafid, mengingatkan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kotim untuk mengatasi berbagai permasalahan di daerah, terutama terkait infrastruktur dan pelayanan publik.
Fokus pada penyelesaian proyek Jalan Lingkar Selatan yang tertunda menjadi sorotan kritis, sementara masalah pendidikan dan kesehatan di daerah pelosok juga menjadi perhatian utama.
Dirinya menyoroti pentingnya perhatian terhadap infrastruktur dan pelayanan publik sebagai kunci pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Infrastruktur yang memadai tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Delapan Sektor proses utama pada sosial budaya,” katanya.
Terkait dengan proyek Jalan Lingkar Selatan yang masih tertunda, Hafid menyampaikan keprihatinannya atas dampak buruk yang timbul, termasuk kerusakan jalan dalam kota dan kecelakaan yang terjadi akibat truk-truk angkutan berat yang melewati pusat kota. Solusi konkrit atas masalah tersebut diharapkan dari Pjs Bupati Kotim yang memiliki latar belakang dari pemerintah provinsi.
Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi fokus perhatian. Hafid menekankan pentingnya penyediaan fasilitas pendidikan yang merata, terutama di daerah pelosok.
“Ketimpangan fasilitas antara sekolah di kota dan di pedesaan menjadi masalah yang perlu diatasi, agar siswa-siswa di daerah terpencil juga mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujarnya.
Ia juga berharap agar yang bersangkutan dapat berperan aktif dalam memperbaiki infrastruktur dan memastikan layanan pendidikan merata. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah sangat diperlukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Kotim, menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (red/adm)




















































































