FAKTAKALTENG.COM – PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengingatkan, bahwa permasalahan siswa bolos jangan sampai dibiarkan. Dan semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menangani permasalahan tersebut.
Karena kebiasaan para pelajar yang tidak hadir ke sekolah tanpa alasan yang jelas bahkan dalam beberapa kasus, para siswa membolos tanpa memikirkan dampak negatif jangka panjang yang akan dihadapi.
“Guru dan sekolah sebagai pengasuh utama, satpol PP dan penegak hukum sebagai gugus tugas pencipta perlindungan dan orang tua sebagai pendukung utama,” katanya.
Akan tetapi, sulitnya dalam memantau para pelajar saat berada di luar sekolah, membuat pergaulan yang tidak terkontrol menjadi faktor utama terjadinya bolos sekolah. Oleh karena itu, membangun kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak sangatlah penting untuk mengatasi masalah ini.
Pada prinsipnya, guru dan sekolah memiliki tugas dan tanggung jawab utama untuk mengontrol dan memastikan kehadiran para siswa. “Akan tetapi, sebagai pendukung utama, orang tua juga perlu aktif dalam mengawasi anak-anak mereka, mengajarkan disiplin dan menegakkan aturan,” ujarnya.
Selain itu, pihak Satpol PP maupun pihak terkait lainnya perlu bertindak tegas dalam memberikan pengawasan kepada para pelajar. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh satpol PP di Kota Palangka Raya dengan membuat posko pemantauan khusus bagi para pelajar yang membolos.
“Mari kita bersama-sama membangun sinergi yang kuat untuk menciptakan generasi yang lebih berkualitas dan disiplin. Karena masa depan bangsa Indonesia tergantung pada kualitas generasi manusia yang dibangun hari ini,” jelasnya. (Red/adm)




















































































