FAKTAKALTENG.COM – PALANGKA RAYA – Kesejahteraan ibu dan anak pada fase seribu hari pertama kehidupan merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Hal ini mencakup berbagai faktor yang berkontribusi pada kesehatan, kesejahteraan emosional, dan keselamatan ibu serta anak.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj Maryani Sabran yang menyebutkan sejumlah aspek perlu diperhatikan, seperti kesehatan pranatal, kesehatan mental, nutrisi, akses ke pelayanan kesehatan, kesehatan bayi dan anak, gizi yang baik, pendidikan dan stimulasi dini, serta lingkungan yang aman.
“Kesejahteraan ibu dan anak adalah kunci untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif di masa depan,” katanya.
Ia menambahkan, investasi dalam layanan kesehatan dan dukungan sosial untuk ibu dan anak sangat penting. Perlu ada pendekatan yang tegas dalam meningkatkan kesejahteraan, seperti program kesehatan masyarakat kampanye imunisasi, program gizi, dan layanan kesehatan ibu dan anak. “Edukasi dan penyuluhan peningkatan kesadaran tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak juga tidak kalah penting,” ujarnya.
Untuk mewujudkan kesejahteraan ibu dan anak pada fase seribu hari pertama kehidupan, perlu dukungan sosial dari keluarga, komunitas, dan pemerintah untuk memastikan ibu dan anak mendapatkan kebutuhan dasar dan perawatan yang memadai.
Kebijakan pemerintah juga harus mendukung kesehatan ibu dan anak, seperti cuti melahirkan, akses ke layanan kesehatan, dan program kesejahteraan sosial. “Seluruh pemangku kepentingan, baik itu pemerintah, masyarakat, keluarga, dan komunitas, harus terlibat aktif dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak guna menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya. (red/adm)




















































































