KwpLFAKTAKALTENG.COM – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Seruyan, Primermen mengatakan bahwa hingga saat ini terkait stok daging sapi di Kabupaten Seruyan relilatif masih mencukupi.
Sementara itu, menanggapi beberapa waktu lalu sempat terdengar munculnya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak (PMK) yang menyerang ternak sapi di luar daerah. Jelasnya, bahwa hal itu memang tidak berpengaruh terhadap stok daging di Kabupaten Seruyan.
“Terkait wabah PMK yang beredar tidak berpengaruh terhadap stok maupun harga daging sapi di kabupaten Seruyan,” katanya saat ditemui awak media, Rabu (25/5).
Lebih lanjut Primermen menjelaskan, untuk stok daging sapi di kabupaten yang berjuluk Bumi Gawi Hatantiring ini masih relatif aman hingga harga di pasaran. Pasalnya, jual daging sapi pun tergolong normal dengan harga masih standar yaitu kisaran Rp 140.000 ribu rupiah per kilogram nya.
“Harapannya agar hal wabah ini jangan sampai masuk ke daerah Seruyan. Untuk saat ini hal ini masih kami pantau dan kordinasikan dengan pihak terkait,” tandasnya. (Isk)




















































































