FAKTAKALTENG.COM – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menyebutkan saat ini mulai terlihat kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako).
Menyikapi kenaikan harga sembako yang berangsur ini, tentunya diharapkan bisa jadi catatan dan fokus tugas dari pemerintah daerah untuk mengatasinya.
“Sejauh ini yang dikeluhkan masyarakat adalah harga kebutuhan pokok di daerah pelosok kenaikan harga sembako itu terus terjadi. Alasan penjual karena memang dari Kota Sampit harga juga mengalami kenaikan,” kata Juliansyah.
Menurut Juliansyah, di satu sisi Pemkab Kotim sudah menyatakan stok sembako untuk daerah ini aman. Kenaikan harga ini artinya dilakukan secara sepihak oleh oknum-oknum di pasaran.
Kendati demikian, dirinya juga menekankan kepada kinerja Dinas Perindustrian, Pasar dan Perdagangan untuk fokus menekan harga kebutuhan pokok itu.
“Karena Dinas Pasar yang punya tugas ini maka mereka selama wabah ini harus betul- betul fokus mengawal kondisi pasar. Pemerintah merupakan harapan dari masyarakat untuk menjadi pemecah masalah ditengah kondisi sekarang,”tegasnya.(Red)




















































































