FAKTAKALTENG.COM- Aktivitas jual beli di Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan “memanas” dalam beberapa hari terakhir.
Hal ini disebabkan ketimpangan komunikasi antar pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pemerintah daerah dalam aturan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten Seruyan.
Yulhaidir, Bupati Kabupaten Seruyan saat diwawancarai mengenai hal tersebut memberikan tanggapan tentang aspirasi masyarakat, terkhusus pelaku usaha UMKM yang mengalami banyak kendala di penerapan PPKM Kali ini.
“Sampai saat ini, kami belum mendapat arahan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, jika ada kelonggaran kami akan mengikuti saja sesuai arahan nantinya” Ujar Uhai, sapaan akrab Bupati Seruyan ini. Selasa, (17/8)
Sebelumnya, dalam pertemuan pelaku usaha UMKM Sabtu Malam (14/8) di rumah jabatan DPRD Kabupaten Seruyan untuk membahas keluhan dan permohonan mereka tentang pemberlakuan PPKM yang di rasa membingungkan, dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Eko Zuli Prasetyo membuahkan hasil.
Pengajuan surat perjanjian, yang di dalam nya berisi tentang pernyataan dan permohonan pelaku usaha UMKM kepada pemerintah daerah, terkhusus Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 tentang komitmen mereka untuk menjaga protokol kesehatan, dan permohonan untuk bisa diberlakukan nya sistem pesanan di bawa pulang (Take Away) sudah di serahkan ke pihak-pihak terkait, Senin (16/08)
Sampai saat ini, pelaku usaha UMKM masih menunggu kejelasan tanggapan pihak-pihak terkait mengenai permohonan mereka, untuk di keluarkannya aturan baru yang jelas tentang mekanisme usaha di tengah pandemi ini, agar segera tercipta kondisi yang kondusif antar pelaku usaha UMKM dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait dalam pemberantasan Covid-19.
Dilain kesempatan, Eko Zuli Prasetyo sampaikan usaha dari pihak mereka berkoordinasi dengan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas hal ini.
“Kami sudah dengan semaksimal mungkin menyuarakan aspirasi masyarakat, khusus nya pelaku usaha UMKM di daerah kita sekarang tentang kendala yang mereka hadapi, ya semoga setelah ini akan ada titik terang dari permasalahan kita bersama kali ini” dalam wawancara, Selasa, (16/8) di kantor dewan Kabupaten Seruyan (Dy)




















































































