FAKTAKALTENG.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya Emi Abriyani mengungkapkan jika pasca libur Idul Fitri 1443 hijriah tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah setempat.
“Tidak ada peningkatan kasus Covid-19 di Kota Palangka Raya telah libur maupun mudik lebaran tahun ini,” katanya baru-baru ini.
Jika dilihat dari trendnya mulai tanggal 29 April awal libur sampai tanggal 8 Mei kasusnya mengalami penurunan dan tidak ada lonjakan yang signifikan. “Prediksi kita dari Tim Satgas, memang setelah libur lebaran ini kasus kenaikan Covid-19 mengalami penurunan, paling hanya satu, dua saja yang terkonfirmasi positif,” ujarnya.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat Palangka Raya tidak mengalami lonjakan kasus Covid-19, walaupun setelah terjadi libur panjang dan mudik. “Karena memang masyarakat rata-rata sudah melakukan vaksinasi dosis satu sampai tiga, dan selalu mematuhi protokol kesehatan,” tambahnya.
Selanjutnya, BPBD yang tergabung dengan pihak provinsi dan kepolisian membuka gerai vaksin di beberapa titik, sehingga para pemudik yang belum vaksinasi bisa melakukan vaksinasi. (Red/**)




















































































