KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Pasar Ramadhan tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi resmi dibuka oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda di Kawasan Stadion Mini Gagah Lurus Kuala Pembuang. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mendukung ekonomi masyarakat serta melestarikan budaya dan wisata kuliner khas Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan bahwa Pasar Ramadhan akan menjadi agenda tahunan yang dikelola oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Seruyan. Keberadaan pasar ini bertujuan untuk memberikan fasilitas bagi para pedagang makanan, minuman, serta kuliner berbuka puasa agar dapat berjualan dengan lebih teratur dan nyaman.
“Kita harapkan Pasar Ramadhan ini bisa menjadi sarana yang tidak hanya memperkuat perekonomian masyarakat, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi warga Kuala Pembuang dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa,” ujarnya di Kuala Pembuang, Senin(3/3).
Dirinya juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian pasar, serta kerja sama yang baik antara para pedagang dan pihak pengelola. Fasilitas yang disediakan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi kelancaran dan kenyamanan bersama.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan. Jika terjadi lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat, pemerintah daerah siap mengambil langkah-langkah strategis seperti operasi pasar murah bersubsidi atau pasar penyeimbang. Bupati Seruyan juga mengajak perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kabupaten Seruyan untuk turut berperan aktif dalam membantu masyarakat sekitar.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Ahmad Selanorwanda secara resmi membuka Pasar Ramadhan 1446 H/2025 M. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan, Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta berbagai pejabat daerah lainnya. Para pedagang dan masyarakat pun menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah positif dalam mendukung kegiatan ekonomi di bulan penuh berkah.
(isn/faktakalteng.com)




















































































