FAKTAKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian untuk membuat program yang bisa memanfaatkan lahan kosong.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kotim, Syahbana. Apalagi menurutnya di Kotim sendiri masih cukup banyak lahan yang terlantar sehingga hal ini bisa dimanfaatkan secara optimal.
Jelasnya, tidak hanya Dinas Pertanian saja terkaitnya program pemanfaatan lahan kosong yang dimaksud, namun SOPD lainnya pun bisa melakukan berbagai program yang berujung pada pemanfaatan lahan kosong melalui kerjasama dengan masyarakat setempat atau pemilik lahan tersebut.
“SOPD sebenarnya bisa masuk selain dinas teknisnya, karena lahan-lahan yang terlantar ini supaya tidak jadi langganan kebakaran setiap tahunnya. Bagaimana caranya agar dikelola dan dibuat jadi kebun. Sehingga dari tahun ke tahun akhirnya lahan masyarakat tidak lagi terlantar dan tidak jadi titik panas setiap kemarau,” katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, dirinya mendorong agar pengelolaan alat berat di beberapa kecamatan yang sudah diturunkan pemerintah bisa diarahkan untuk pembukaan lahan warga. Sementara untuk biaya ditanggung petani, namun tidak sebesar biaya sewa dari rental alat berat biasanya.
Tambahnya, selain dapat membantu masyarakat ujarnya, hal ini juga membantu pemerintah menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Kotim, karena terciptanya lapangan pekerjaan dengan cara mengelola lahan yang sebelumnya terlantar tersebut sehingga menjadi sumber penghasilan.
“Kalau disewakan per hektar biasanya Rp 6 juta, namun kalau alat pemerintah bisa jadi Rp 4 juta per hektar. Saya kira hal ini sangat membantu untuk masyarakat, karena orientasi alat itu bukan kepada keuntungan namun kepada program pemerintah,” pungkasnya. (Red)




















































































