FAKTAKALTENG.COM– Mungkin dikalangan masyarakat Kabupaten Seruyan nama Siti Hamsiah tidak asing lagi bahkan dikalangan pembaca dan media sosial, mengapa tidak ibu rumah tangga ini berhak mendapatkan gelar aktivis sosial yang rela membagi waktunya untuk berbuat kebaikan dengan menolong sesama yang jarang dilakoni ibu ramah tangga lainnya.
Perempuan yang aktif diberbagai kegiatan sosial tersebut kita melebarkan sayapnya dengan mendirikan rumah singgah untuk menampung para lanjut usia (lansia) yang terlantar dan tidak terurus. Bahkan ibu rumah tangga yang tangguh tersebut kini sudah hampir 14 bulan menjalani rumah singgah yang dikelolanya tersebut.
Menurutnya, berdirinya rumah singgah itu bermula saat keprihatinan dirinya terhadap nasib sejumlah lansia yang ada di Seruyan dimana ada lansia yang memang tidak ada keluarganya sehingga tidak terurus, maka dari itu dirinya berinisiatif mendirikan rumah singgah untuk para lansia dan didukung para donatur bahkan diberikan pinjaman tempat.
“Rumah singgah ini sudah ada hampir 14 bulan, sebenarnya dari 3 tahun yang lalu sudah ada lansia yang saya santuni, tapi bukan di rumah singgah ini. Namun, saya merasa masih banyak di daerah kita lansia yang perlu uluran tangan, oleh karena itu saya putuskan yakin mendirikan rumah singgah ini secara resmi atas nama lembaga melalui notaris” Katanya saat di wawancarai, Jum’at (13/8)
Ia menjelaskan, tidak hanya focus terhadap rumah singgah yang hanya memberikan tempat untuk lansia saja, namun dirinya juga ikut serta jika ada bencana alam dan musibah-musibah lainnya, termasuk menyantuni orang-orang tidak mampu.
“Kegiatan rutin kami tidak hanya di rumah singgah ini saja, kami juga ikut turun jika terjadi bencana, seperti musibah banjir kemarin kami juga turut memberikan bantuan, menyantuni anak yatim juga menjadi kegiatan rutin kami di hari Jum’at di setiap minggu nya” ujarnya.
Ia menerangkan, rumah singgah ini juga tak luput dari bantuan-bantuan donatur, dan orang-orang yang perduli. Iya berharap, mungkin nanti pemerintah juga bisa bekerjasama dengan mereka dalam meneruskan rumah singgah ini.
“Untuk gaji pengasuh, keperluan nenek dan kakek kita ini tak lepas dari donatur yang ikut serta membantu, bahkan ada donatur dari Bali, mulai dari menyumbangkan dana dan bantuan-bantuan lainnya, ya saya berharap kedepannya pemerintah seperti dinas sosial juga bisa ikut andil dalam pendirian rumah singgah kita ini” Lanjutnya
Ia juga berpesan, kepada siapapun yang ingin menjadi donatur atau sekedar menyumbangkan sedikit rezekinya bisa langsung menghubungi beliau melalui akun media sosial atau melalui nomor WhatsApp pribadi nya Siti Hamsiah. (Dy)














































































