KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Masjid Nurul Janah yang terletak di kawasan Desa Sungai Mitak mulai menjalani proses perbaikan setelah terdampak abrasi. Bagian tempat wudhu yang berada paling dekat dengan aliran sungai menjadi fokus awal pembongkaran karena kondisi bangunan yang dinilai tidak aman.
Menurut Tiyo, petugas masjid “Kita mulai dari pembongkaran tempat wudhu karena memang sudah tidak aman. Letaknya sangat dekat dengan sungai dan terus tergerus air,” ujarnya di Kuala Pembuang, Sabtu (24/5).
Selain pembongkaran, pihak pengurus masjid saat ini tengah menyusun proposal untuk pengajuan pembangunan kembali. Proposal tersebut diharapkan bisa segera rampung agar proses renovasi dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Sebagai langkah jangka panjang, relokasi masjid juga mulai dipertimbangkan. Lokasi yang terlalu dekat dengan aliran sungai dinilai rawan mengalami kerusakan serupa di masa depan apabila tidak dilakukan penanganan serius.
Warga sekitar berharap agar proses pembangunan bisa segera terealisasi. Mereka menginginkan agar masjid kembali dapat digunakan secara normal untuk aktivitas ibadah harian dan kegiatan keagamaan lainnya.
(isn/faktakalteng.com)




















































































