FAKTAKALTENG.COM – Mahasiswa di beberapa universitas dan sekolah tinggi di Palangka Raya minta aturan resmi untuk di tetapkan kebjikan kuliah hybrid atau penerapan sistem perkuliahan penggabungan antara kuliah tatap muka dan kuliah daring.
Tiara, mahasiswa di salah satu universitas yang ada di Palangka Raya, mengaku kebingungan dengan sistem perkuliahan yang hampir 2 tahun di laksanakan secara online dan menyarankan pihak kampus untuk adakan sistem kuliah hybrid.
“Perlu diakui untuk efektivitas dari kuliah daring dan offline memang sangat jauh berbeda, mulai dari penyerapan dan penerapan ilmu yang dirasa kuliah tatap muka masih menjadi yang paling terbaik sejauh ini,” katanya, Senin (22/11)
Mempertimbangkan kondisi masyarakat yang masih ada di tengah Pandemi Covid-19, dirinya menilai kuliah dengan sistem hybrid menjadi solusi yang paling tepat untuk pihak kampusnya memutuskan bagaimana aktifitas pembelajaran berlangsung.
“Dari mahasiswa dan dosen sebenarnya ada yang siap ada yang belum siap untuk tatap muka, nah kenapa tidak dari pihak kampus saja mengeluarkan kebijakan resmi pengadaan kuliah hybrid, dan tentu dengan protokol kesehatan yang ketat dari mahasiswa maupun tenaga ajar yang melaksanakan,” sarannya. (Dy)














































































