FAKTAKALTENG.COM – Anggoya DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf kembali menyoroti Harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji bersubsidi yang masih tinggi fi tengah-tengah masyarakat terkhusus kalangan menengah kebawah.
“Saya minta agar harga gas elpiji 3 kilogram ini betul-betul diawasi. Jangan sampai ada pedagang yang mengambil keuntungan lebih Karena ini akan makin mempersulit masyarakat. Terutama saat ini harga sedang mengalami kenaikan,” katanya baru-baru ini.
Ia berharap Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk dapat melakukan pengawasan terhadap harga jual gas elpiji baik pada tingkat agen, pangkalan, ataupun pengecer.
Politisi Golkar itu mengingatkan pemerintah kota Palangka Raya agar bergerak cepat melakukan penindakan terhadap oknum pelaku penimbunan gas elpiji bersubsidi. Pemko juga wajib menggencarkan operasi pasar gas elpiji bersubsidi
“Hal ini sebagai upaya kita menjaga kestabilan kesejahteraan masyarakat yang memang menjadi hak mereka mendapatkan harga gas epliji sesuat HET yang sudah di tetapkan pemerintah” pungkasnya. (Dy/A29)




















































































