FAKTAKALTENG.COM – PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Abdul Hafid menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
Menurutnya, prestasi Kalteng menurun dibandingkan PON Papua 2021 dengan hanya menempati peringkat 33, sementara pada PON 2021 berhasil mendapatkan peringkat 26. Hafid berpendapat bahwa kondisi ini memprihatinkan, terutama karena Kalteng harus bersaing di posisi yang sama dengan provinsi baru.
“Dukungan besar dari Pemerintah Provinsi Kalteng termasuk alokasi anggaran signifikan seharusnya dapat memajukan olahraga daerah dan menghasilkan prestasi yang lebih baik, namun KONI Kalteng gagal memenuhi harapan masyarakat dan pemerintah,” katanya.
Ia menilai, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pembinaan dan pengembangan cabang olahraga, KONI memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk meningkatkan prestasi olahraga Kalteng. Dalam hal ini, KONI harus lebih serius dalam menjalankan fungsinya sebagai eksekutor pembinaan olahraga dan harus menjadikan kritik dari anggota DPRD ini sebagai momentum perbaikan demi meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
Diperlukan upaya sinergi antara Pemerintah Provinsi dan KONI Kalteng untuk memperbaiki kinerja dalam pembinaan olahraga daerah. Dalam hal ini, KONI perlu meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan pengurus cabang olahraga di Kalteng agar dapat menghasilkan prestasi olahraga yang lebih baik di masa depan. “Selain itu, kondisi sarana dan prasarana olahraga juga perlu mendapatkan perhatian serius sehingga bisa memenuhi kebutuhan para atlet dan pelatih di Kalteng,” pungkasnya.
Ia juga menekankan KONI Kalteng harus bertanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan dan perkembangan olahraga di Kalteng agar dapat menghasilkan atlet-atlet unggulan yang dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. (red/adm)




















































































