FAKTAKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari meminta agar pemerintah bisa meningkatkan keterampilan tenaga kerja yang ada di wilayah setempat.
Karena menurutnya, persoalan pengangguran tidak semata soal kurangnya lapangan kerja, tetapi juga adanya kesenjangan antara keterampilan tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang mampu menjawab tantangan zaman. Dunia kerja saat ini menuntut keterampilan yang spesifik, namun masih banyak pencari kerja yang belum memiliki bekal yang sesuai.
“Masalah pengangguran itu bukan hanya karena lowongan kerja terbatas, tapi juga karena banyak tenaga kerja kita belum sesuai dengan permintaan pasar. Inilah pentingnya pelatihan yang terarah dan relevan,” katanya.
Keterlibatan pelaku usaha dan lembaga pendidikan dalam proses ini menjadi kunci untuk menciptakan lulusan yang siap kerja. “Kurikulum pelatihan kerja harus disesuaikan dengan tren dan kebutuhan pasar. Jangan sampai kita terus mencetak pencari kerja yang tidak relevan,” ujarnya.
Minimnya akses informasi pelatihan kerja bagi masyarakat di wilayah pinggiran dan padat penduduk juga menjadi persoalan lain. Maka dari itulah, ia mendesak agar program pelatihan diperluas hingga ke tingkat kelurahan agar lebih inklusif dan merata. (red/adm)




















































































