FAKTAKALTENG.COM – Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong pemerintah kabupaten tetap menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas, dalam program yang dijalankan.
“Pandemi Covid-19 membuat pemerintah harus melakukan rasionalisasi maupun refocusing anggaran dan membuat harus ada perubahan strategi. Meski begitu, pendidikan dan kesehatan adalah bidang yang dilindungi terkait anggaran,” kata Ketua Komisi III, Sanidin.
Sanidin juga mengatakan, Komisi III perlu meminta penjelasan terkait perkembangan kondisi bidang pendidikan. Hal ini meski program pembangunan bidang ini juga diinformasikan kepada DPRD saat pembahasan anggaran, namun perkembangan dan hasil pelaksanaannya perlu diketahui DPRD. “Informasi ini sangat penting sebagai bahan bagi komisi III untuk menelaah dan mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan,” tegasnya.
Selain itu juga menjadi bahan bagi para wakil rakyat ketika kunjungan ke lapangan sehingga bisa membantu menjelaskan kepada masyarakat. “Kita perlu tahu seperti apa perencanaannya ke depan. Perencanaan pendidikan pasti yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ditambahkannya, saat ini Dinas Pendidikan sedang memperbarui data dengan menghitung berapa kebutuhan ruang kelas dan daya tampungnya. Namun juga mempertimbangkan keberadaan program paket A, B dan C, karena juga sangat membantu.
Menurut Sanidin, kekurangan tenaga pendidik juga dipengaruhi sebaran guru dan lokasi satuan pendidikan. Kekurangan itu terus diupayakan untuk dipenuhi secara bertahap sesuai kemampuan daerah. Dinas Pendidikan juga terus mendorong guru yang belum bergelar sarjana untuk menempuh pendidikan.(Red)




















































































