FAKTAKALTENG.COM – PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Duwel Rawing mengungkapkan, bahwa salah satu alasan Kabupaten Katingan memiliki beberapa desa yang belum sepenuhnya teraliri listrik PLN adalah kurangnya infrastruktur jalan yang sulit dijangkau oleh PLN.
“Kita menyadari bahwa ada beberapa daerah di Kabupaten Katingan yang masih terisolir dari jaringan listrik PLN. Dan sejatinya, pembangunan jalan di wilayah ini menjadi faktor penting bagi PLN untuk membangun tiang listrik dan menyediakan pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah pelosok,” katanya.
Dijelaskannya, bahwa untuk mengatasi tantangan pasokan listrik di wilayah ini, diperlukan kolaborasi antara pemda, PLN, dan masyarakat setempat. Di mana, pertama-tama pemda perlu memperbaiki infrastruktur jalan yang memadai untuk memudahkan akses bagi PLN untuk membangun jaringan listrik di wilayah pelosok. PLN juga harus memperjuangkan dan menjalankan program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan akses listrik untuk wilayah terpencil dan tertinggal.
Di sisi lain, masyarakat perlu menjadi mitra aktif dalam pembangunan dan pemeliharaan jaringan listrik lokal. Dengan membangun dan menjaga jaringan listrik lokal, masyarakat bisa membantu mengatasi kurangnya pasokan listrik yang dihadapi di wilayah mereka.
“Sebagai komunitas yang hidup di dalamnya, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk terlibat aktif dalam memajukan wilayah mereka dan mendukung program pemerintah,” imbuhnya.
Diperlukan upaya kolaboratif dari semua pihak untuk membangun infrastruktur jalan yang memadai, program PLN dan pemerintah, serta partisipasi aktif masyarakat di wilayah pelosok.
“Dengan menjalin kolaborasi yang baik, diharapkan para pihak bisa mengejar terobosan dan solusi untuk mengatasi tantangan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Katingan,” jelasnya. (Red/adm)




















































































