FAKTAKALTENG.COM -Pengusaha udang kering (Ebi) di Kuala Pembuang,Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) keluhkan harga udang segar yang masih belum normal, hal ini berdampak pada kuantitas produksi yang makin tak stabil.
“Stok udang sudah lumayan banyak dari nelayan, cuma ya harganya masih mahal, belum lagi biaya produksi yang lain,” ujar Marhanah, salah satu pengusaha udang ebi di saat di wawancarai, Senin (25/10).
Selain itu, ekspor udang segar keluar daerah menjadi salah satu alasan stok udang segar yang harusnya menjadi milik pengusaha Ebi habis terjual ke pengepul luar dengan harga beli yang lebih tinggi.
“Kebanyakan nelayan ekspor udang keluar daerah, seperti Banjarmasin, karena mereka berani beli udang lebih tinggi dari harga beli kami, jadi kami cuma nunggu udang grade C yang tidak lolos kualifikasi expor,” katanya.
Ia berharap, pemerintah kabupaten (Pemkab) bisa memberikan solusi untuk permasalahan mereka kali ini, karena menyangkut kesejahteraa dan usaha dalam daerah yang berdampak pada ekonomi masyarakat. (Dy)














































































