FAKTAKALTENG.COM- Harga bahan pokok di Kabupaten Seruyan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2022 terbilang cukup stabil, tanpa terkecuali dengan bahan pokok minyak goreng yang saat ini melonjak naik Rp. 20.000 rupiah per liter.
Salah Satu pedagang SAIK ibu Jumi mengeluhkan tentang kenaikan harga minyak kian melonjak dan tentu membuat perekonomian warga khususnya ibu rumah tangga semakin berat.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Seruyan Primermen melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Nurul Pahyuni mengatakan, bahwa berdasarkan daftar kebutuhan bahan pokok dan barang strategis kabupaten setempat pada bulan November ini, teruntuk minyak goreng mengalami kenaikan harga kurang lebih sebesar Rp. 5.000 rupiah per liter, dimana sebelumnya hanya berkisar Rp. 15.000 rupiah per liternya.
“ Berdasarkan daftar kebutuhan bahan pokok dan barang strategis Kabupaten Seruyan, untuk minyak goreng mengalami kenaikan, yang awalnya hanya Rp. 15.000 rupiah sekarang menjadi Rp. 20.000 rupiah,” terangnya, di Kuala Pembuang, Kamis (2/12)
Diungkapnya, bahwa naiknya harga minyak tersebut diakibatkan oleh harga kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang saat ini meroket, sehingga menyebabkan minyak goreng curah maupun yang bermerek mengalami kenaikan di kabupaten setempat.
Lanjutnya, bahwa kenaikan harga minyak tersebut sudah diterapkan oleh beberapa distributor yang ada di Kabupaten Seruyan,” Hanya minyak goreng yang alami kenaikan, sementara untuk harga bahan pokok lainnya cukup stabil,” jelasnya. (Isk)