FAKTAKALTENG.COM – Gus Miftah, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ponpes Ora Aji Jogjakarta hadiri prosesi peletakan batu pertama pada bangunan yang nantinya direncanakan sebagai Ponpes Ora Aji Assalam Palangka Raya, pada Senin (28/2) jalan Tjilik Riwut KM 24 Kota Palangka Raya (Kalteng).
Ia mengatakan bahwa ada dua misi penting berdirinya Ponpes Ora Aji Assalam Palangka Raya ini, yaitu misi keagamaan dan juga misi kebangsaan.
Di lanjutkan nya, misi keagamaan adalah berusaha agar tradisi dan amaliyah ahlussunnah waljamaah tetap berlangsung di Negara Kesatuan RepubliK Indonesia (NKRI). Sedangkan misi kebangsaan adalah menjaga Indonesian (NKRI) dengan tetap berideologi Pancasila.
“Saya pikir, dua misi ini menjadi penting disaat banyak orang yang mulai mengotak-atik bentuk negara, yang mulai ingin mengganti paham Pancasila dengan khilafah dan mencoba menghasut untuk meninggalkan amaliyah ahlussunnah waljamaah. Maka Ora Aji Assalah hadir dengan dua misi tersebut,” jelas Gus Miftah.
Sementara itu, terkait sistem pendidikan, menurut Gus miftah, bahwa Ponpes Ora Aji Assalam Palangka Raya akan mengacu pada pendidikan salafiyah, artinya pengkajian kitab kuning dan Tahfidzul Qur’an. “Dan pondok ini hadir secara gratis, sebagaimana Ora Aji yang ada di Jogja,”pungkasnya.
Sementara itu, Penasehat Ora Aji Assalam Palangka Raya HM. Taslim Chaeruddin, SIK, MH dalam sambutanya mengatakan bahwa bangsa ini sedang terjadi krisis moral. Dan, kerusakan moral tersebut hamper terjadi di semua lini. Tapi, bukan berarti tidak ada yang baik.
“Maka, melalui pondok ini, kita wujudkan peran aktif guna membangun bangsa, yaitu membangun karakter ahlak, karakter moral dan membangun karakter kinerja. Pondok ini nanti berfungsi sebagai orang tua, sebagai lembaga pendidikan, sebagai lembaga agama dan lingkunagn social,”ucapnya.
DIkatakanya, Ponpes ini gratis untuk anak yatim, fakir miskin dan anak terlantar. Nanti 10 hingga 15 tahun mendatang akan diperoleh hasilnya. Karena, anak-anak ini akan tumbuh berkembang dengan membawa karakter yang baik dimanapun dirinya berada dan bekerja.
“Kita sudah siapkan lahan di Hampangen seluas 50 hektare. Itu nanti kita manfaatkan untuk sumber kehidupan Ponpes Ora Aji Assalam,”pungkasnya.
Untuk diketahui, dalam acara peletakan batu pertama tersebut, Gus Miftah didampingi oleh penasehat Ponpes Ora Aji Assalam Palangka Raya, HM. Taslim Chaeruddin, SIK, MH, Ketua DPRD Kalteng, Kasrem 102/Pjg, Ketua PWNU Kalteng, Ketua PCNU Kota Palangka Raya, Kapolresta Palangka Raya, Kemenang dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Palangka Raya. (Dy)




















































































