FAKTAKALTENG.COM – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson sepakat dengan upaya pemerintah setempat untuk terus menertibkan anak-anak yang ada di setiap persimpangan jalan sekitar lampu lalu lintas (traffic light), khususnya yang belakangan ini cukup membuat masalah baru bagi pengendara di jalanan.
”Saya banyak menerima aspirasi masyarakat khususnya mereka yang menggunakan jalan di dalam Kota Sampit. Kali ini pastinya bukan soal jalan rusak, tetapi karena semakin banyaknya anak- anak di lampu merah, mereka bawa gitar dan ini terjadi dari pagi hingga malam hari,”ujarnya.
Rinie pun menegaskan mendukung, agar siapapun yang menjadi otak dibalik hadirnya anak-anak itu diungkap. Menurutnya, anak-anak usia dini itu tentunya tidak paham akan dampak dan akibat dari kegiatannya di sekitar lampu lalu lintas itu.
“Jelas itu membahayakan nyawa anak itu sendiri, karena saat lampu hijau mereka masih ada yang di tengah jalan, kalau begitu ada kendaraan melaju dan tidak melihat maka akan berpotensi membahayakan anak itu serta pengguna jalanan,” tegas Politikus PDI Perjuangan ini.
Dirinya sekali lagi menyatakan mendukung langkah Satpol PP Kotim untuk menertibkan anak-anak pengamen ini. Ditegaskannya operasi itu tidak cukup hanya sekali namun harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
“Yang jelas kita tidak mau Kota Sampit ini terkesan kota yang tidak ramah terhadap anak. Orang dari luar kadang bertanya-tanya melihat Sampit dengan klasifikasi kota kecil namun persoalan sosialnya mulai bermunculan seperti itu salah satunya. Maka dari itu Satpol PP sudah tepat memperkuat kegiatan lapangan untuk mengatasi hal itu, ” pungkasnya.(Red)




















































































