FAKTAKALTENG – Jajaran DPRD Palangka Raya meminta dan mendorong kepada pemerintah setempat melalui dinas terkairnya untuk mengoptimalkan Program Sekolah Penggerak (PSP).
Anggota DPRD Palangka Raya, Ruselita mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. “Salah satu yang kami tanyakan dan bahas yakni terkait PSP,” katanya baru-baru ini.
Dirinya yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya ini menilai bahwa, PSP sendiri sangat penting dalam upaya mendorong pengembangan setiap sekolah. Baik untuk segi kualitas maupun mutu.
Sementara itu, Kota Palangka Raya sendiri telah mengikuti PSP sampai angkatan ketiga. Pada angkatan kedua ada sebanyak 14 sekolah baik negeri maupun swasta dan SD, SMP sampai PAUD yang menerima realisasi bantuan dari Kemendikbudristek.
“Intinya, apabila sekolah penggerak bisa berjalan dengan baik, maka otomatis dapat meningkatkan mutu belajar dan mutu pendidikan yang ada di Kota Palangka Raya. Sementara itu, total ada 99 sekolah baik swasta maupun negeri yang diharapkan dapat mengikuti PSP. Sedangkan untuk angkatan kedua baru 14, yang artinya masih jauh,” ujarnya.
Seiring dengan hal itu, ia berharap dari 99 sekolah itu minimal setengah dari total sekolah bisa ditargetkan pada tahun depan untuk mengikuti PSP. “PSP berguna untuk meningkatkan kemandirian belajar, membuat sekolah, para pendidik dan peserta didik menjadi merdeka belajar,” pungkasnya. (Red)




















































































