FAKTAKALTENG.COM- Bupati Seruyan, Yulhaidir melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan, Djainuddin Noor meminta kepada perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk melakukan rencana aksi dalam rangka percepatan dan penurunan stunting di Kabupaten Seruyan 2022.
Dikatannya, stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengen perkembangan otak yang kurang maksimal selain hal itu anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis dimasa dewasanya.
“Selain menghambat pertumbuhan anak stunting tentunya juga menghambat perkembangan otak anak, selain hal itu resiko menderita penyakit kronis pada anak lebih tinggi dari orang dewasa,” ucap Djainuddin Noor, Senin (1/8).
Jelasnya, sebagai wujud komitmen bersama semua pihak melakukan penandatangan komitmen percepatan dan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Seruyan tahun 2022.
“Saya berharap, dukungan dan kerjasama semua stakeholder terus dibangun dan semakin dikuatkan, untuk mewujudkan Kabupaten Seruyan bebas stunting,” pungkasnya. (Isk/B13)




















































































