FAKTAKALTENG.COM – KUALA PEMBUANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Argiansyah meminta kepada pemerintah daerah agar bisa memaksimalkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di wilayah setempat.
Karena menurutnya, penerapan SPBE di Kabupaten Seruyan masih belum sepenuhnya maksimal. Hal ini bisa dilihat dari daftar peringkat SPBE se-Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Saya beberapa waktu lalu ada kunjungan ke Kabupaten Lamandau. Kita sama-sama kabupaten pemekaran, tapi kita ketinggalan dari segi penerapan SPBE. Kita itu ada di urutan ke 13, sementara Lamandau ada di urutan ke lima,” katanya, Selasa (28/5).
Menurutnya, Kabupaten Lamandau dulunya juga sempat berada di posisi bawah. Akan tetapi, pemerintah daerah setempat terus berupaya melakukan perbaikan sehingga mampu memaksimalkan penerapan SPBE di wilayah setempat.
“Mereka dulunya juga ada di bawah, lalu saya tanya kenapa bisa naik ke posisi lima. Ternyata mereka terus berupaya, dan apa yang menjadi kekurangan setiap tahunnya dibenahi,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa SPBE ini merupakan upaya dari pemerintah pusat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan berbagai macam informasi.
“Sehingga kalau kita berada di posisi ke 13, artinya kita belum mampu memberikan pelayanan yang maksimal terkait dengan penerapan SPBE ini tadi. Maka dari itulah, ini harus jadi perhatian dari pemerintah daerah melalui perangkat-perangkat daerah terkaitnya,” jelasnya. (red/adm)




















































































