FAKTAKALTENG.COM – Naik turunnya angka kasus Covid-19 di Kota Palangka Raya mempengaruhi dunia pendidikan wilayah setempat. Hal ini mendapat perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Norhaini menilai efektivitas penerimaan materi mata pelajaran menjadi salah satu yang paling menjadi atensinya.
“Selama pandemi, siswa siswi kita baik dari taman kanak-kanak sampai di perguruan tinggi melaksanakan pembelajaran daring. Yang mana banyak dari mereka mengeluh tidak bisa menerima dengan baik materi yang diajarkan, hal ini disebabkan beberpa faktor, mulai dari jaringandan lain-lain,” katanya baru-baru ini.
Namun, saat kasus mulai menurun dan peserta didik diperbolehkan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kekhawatiran kembali terjadi karena melonjaknya angka kasus pasien covid di kalangan pelajar yang menjadi salah satu hambatan dalam dunia pendidikan.
“Di tahun 2022 ini semoga dunia pendidikan kita bangkit, tidak ada lagi kasus lonjakan Covid-19 yang menyebabkan dilematik kita melaksanakan PTM,” ujarnya. (Dy)




















































































