FAKTAKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung penuh percepatan perluasan jaringan PLN untuk melayani kelistrikan hingga ke desa-desa di kawasan pelosok. Meskipun begitu, sayangnya saat ini masih ada sejumlah perusahaan perkebunan yang dianggap kurang mendukung terhadap perluasan jaringan PLN ini.
Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kotim Hairis Salamad mengatakan bahwa, memang saat ini dirinya jug mendengar masalah pemasangan PLN di izin melintas di perusahaan perkebunan di antaranya di PT. AWL dan PT. BAT. “Sejauh ini pihak perusahaan belum respons untuk membantu dalam arti pohon sawit yang melewati area dua kebun itu,” katanya.
Sambung dia menjelaskan bahwa, PLN saat ini terkendala izin dari perusahaan yang lahannya dilintasi jaringan listrik, padahal sangat dibutuhkan agar jaringan bisa menjangkau hingga ke desa. Maka dari itu, dirinya berharap perusahaan yang wilayahnya dilintasi pembangunan jaringan PLN bersedia membantu dengan memberikan izin karena ini demi kepentingan masyarakat luas.
Kendati demikian, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengajak pemerintah daerah untuk sama- sama membantu PLN agar bisa lebih mudah melaksanakan perluasan jaringan listrik.
“Informasi yang kami dapat, masih ada 49 desa yang belum teraliri listrik PLN. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kita dorong sama-sama, apalagi PLN juga merespons positif. Kalau ada kendala, kita harus bantu PLN mencari solusinya agar harapan ini bisa terwujud,” harapnya. (Red)




















































































