KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM — Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, secara resmi melantik Penjabat Kepala Desa Derawa, Kecamatan Batu Ampar, dalam sebuah kegiatan yang dirangkaikan dengan pembukaan Sosialisasi Percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Seruyan, serta para pendamping desa. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan ekonomi desa berbasis kelembagaan hukum.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada pemerintah desa dan kelurahan mengenai pentingnya koperasi sebagai wadah pengelolaan ekonomi yang legal, demokratis, dan mengakar di masyarakat. Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara kolektif.
Dirinya juga menegaskan bahwa pembentukan koperasi bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bagian dari strategi pembangunan desa berkelanjutan. “Koperasi desa adalah salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi kreatif berbasis kerakyatan. Melalui koperasi, masyarakat dapat tumbuh secara mandiri, adil, dan berdaya saing,” ujarnya di Kuala Pembuang, Senin(26/5).
Dari kegiatan ini, sejumlah poin kesepakatan berhasil dicapai, di antaranya pemahaman bersama mengenai urgensi pendirian koperasi desa, kesepakatan pelaksanaan Musdesus paling lambat tujuh hari setelah sosialisasi, pembentukan panitia Musdesus, serta pengumpulan dokumen pendukung awal pendirian koperasi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan desa merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional. “Desa adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Untuk itu, kita harus mempercepat pembangunan desa agar cita-cita pembangunan nasional dapat benar-benar diwujudkan dari bawah,” imbuhnya.
Ia juga menyerukan pentingnya kolaborasi dan komitmen lintas sektor dalam mewujudkan target pembangunan yang inklusif. “Kita perlu memperkuat kelembagaan desa, termasuk koperasi, untuk mengakselerasi kemajuan desa secara menyeluruh,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif akan pentingnya koperasi sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa, sekaligus menjadi langkah awal dalam mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.
(isn/faktakalteng.com)




















































































