FAKTAKALTENG.COM- Beberapa waktu lalu Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali melanda masyarakat Seruyan tepatnya pada Desember 2022 lalu sampai dengan Januari 2023 sudah tercatat 44 kasus masyarakat terkena DBD. Berkaitan dengan hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sehingga tali rantai perkembangan DBD dapat terputus.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengajak masyarakat untuk disiplin menjaga kebersihan lingkungan dengan disiplin. Ia juga menuturkan bahwa DBD merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat sehingga perlu segera dilakukan pencegahan.
“DBD ini tentunya, ancaman seriyus bagi kesehatan masyarakat dan ini perlu dilakukan pencegahan agar tidak meluas dan berdampak pada masyarakat yang lebih banyak,” ucap Eko Rabu (8/2)
Pihaknya juga meminta agar dinas terkait turun kelapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap wilayah yang terdapat DBD sehingga dapat dilakukan sterilisasi. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk disiplin terpakan 3M yaitu menguras, menutup, dan mengubur setiap hal yang berpotensi menjadi sarang nyamuk DBD.
“Tentunya, dinas terkait segera turun kelapangan untuk melakukan pengecekan wilayah yg ada laporannya terkait DBD untuk selanjutnya segera dilakukan penanganan dan antisipasi penyebaran DBD,” pungkasnya. (Isk)




















































































