FAKTAKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati menyampaikan keinginan besar dari masyarakat di 10 desa yang tersebar di 4 kecamatan di Kabupaten Gunung Mas yang ingin mewujudkan adanya kemandirian atau ketahanan pangan di desanya masing-masing.
“Adapun 10 desa dimaksud yakni Desa Tumbang Malahoi, Desa Jangkit, Desa Luwuk Tukau, Desa Karya Bakti, Desa Samui, Desa Tumbang Korik, Desa Tumbang Takaoi, Desa Tumbang Marikoi, Desa Tumbang Miri dan beberapa desa sekitarnya,” katanya.
Ia mengatakan, bahwa 10 desa tersebut tersebar di Kecamatan Rungan Hulu, Kecamatan Manuhing Raya, Kecamatan Kahayan Hulu Utara dan Kecamatan Damang.
“Usulan ini dinilai sangat penting bagi masyarakat desa setempat, terlebih lagi harga jual sejumlah bahan komoditas pangan di desa ini terbilang lebih mahal. Hal ini dikarenakan pasokan sejumlah komoditas bahan pangan selama ini lebih banyak didatangkan dari daerah perkotaan,” tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, akan sangat wajar apabila harga jual sejumlah komoditas pangan kepada masyarakat di desa setempat lebih mahal jika dibandingkan dengan harga jual di wilayah perkotaan.
“Hal ini juga dipengaruhi oleh sejumlah alasan lainnya, seperti kondisi infrastruktur jalan menuju desa yang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Disamping itu, akses yang hanya bisa menggunakan perahu ces yang bermuatan kecil dengan menyusuri Sungai Marikoi yang alur sungainya relatif sempit memiliki arus yang deras dan berbatuan, sehingga tidak sedikit perahu yang ditumpangi menjadi terbalik,” ungkapnya. (DI/D01)




















































































