FAKTAKALTENG.COM – Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mengimbau kepada seluruh tenaga honorer di Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya agar membuka usaha mandiri demi meningkatnya taraf kesejahteraan.
Dirinya berharap langkah tersebut agar dapat dilakukan dalam rangka mengantisipasi dampak dari kebijakan pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer.
“Menurut saya membuka usaha sendiri akan lebih bagus. Ini karena banyaknya pekerjaan saat ini yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi. Disisi lain, saya meminta agar tidak disalahpahami jika kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak pro rakyat,” katanya.
Karena menurutnya, jika para honorer ini nantinya membuka usaha jenis apapun disertai dengan kesungguhan dan tekad yang kuat, keuntungan yang didapat bukan tidak mungkin akan lebih tinggi dari gaji yang diperoleh selama menjadi tenaga honorer.
“Asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh saya yakin para tenaga honorer ini bisa berhasil. Disisi lain, bisa juga pemerintah daerah mengupayakan tenaga honorer agar diserap menjadi tenaga kerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) apabila kebijakan penghapusan tenaga honorer berlaku,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga meminta kepada seluruh tenaga honorer untuk dapat meningkatkan kompetensi dan keahlian yang dimiliki agar dapat terserap menjadi tenaga kerja di instansi pemerintah ataupun swasta. (Red)




















































































