FAKTAKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan, pemerintah melalui instansi terkait untuk melakukan antisipasi arus mudik sejak dini. Pasalnya arus mudik tahun ini diprediksi akan melonjak dari tahun sebelumnya.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kotim, M Kurniawan Anwar. Jelasnya, pemerintah sudah mulai melonggarkan persyaratan bagi warga ingin mudik ke luar daerah. Yakni tidak lagi menggunakan syarat tes antigen atau PCR bagi warga yang sudah divaksin dosis 3 atau booster, sehingga masyarakat tidak lagi terbebani persyaratan tersebut.
“Kebijakan pemerintah mengizinkan mudik dan hanya mensyaratkan tuntasnya vaksinasi ini kami yakin akan membuat jumlah pemudik melonjak berkali lipat dibanding tahun sebelumnya yang persyaratannya lebih ketat. Maka dari itu tidak hanya pemerintah, penyedia layanan angkutan juga harus bersiap,” katanya.
Menurut dia, dengan melakukan antisipasi sejak dini tersebut dilakukan agar tidak terjadi penumpukkan pemudik, maka dari itu kesiapan kapal hingga petugas yang beraktivitas harus sudah disiagakan sejak dini ini. Seperti di PT Pelni dan PT DLU yang ada di Kota Sampit yang sudah mulai melakukan persiapan.
“PT Pelindo Sampit juga harus memberikan pelayanan prima dan selalu mengingatkan penerapan protokol kesehatan (Prokes). Meski pemerintah menginginkan mudik lebaran, namun kesadaran penerapan Prokes tetap harus dijaga agar tidak muncul cluster baru,” pungkasnya. (Red)




















































































