FAKTAKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong agar Pemerintah Daerah berani mengambil kebijakan salah satunya untuk membantu petani dan juga mendongkrak Pendapatan Asli Daedah (PAD) Kotim.
Menurut, Ketua Komisi II DPRD Kotim Juliansyah bahwa peluang menajnjikan yang bisa digarap Pemerintah Daerah kedepannya, membuka usaha di bawah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PKS).
“Selama ini PAD bergantung kepada retribusi dan pajak-pajak kecil, sementara peluang yang besar belum digarap, salah satunya adalah BUMD bergerak di pengelolaan PKS. Apalagi dengan peluang kelapa sawit ini sangat menjanjikan kedepannya,” katanya.
Lanjut Juliansyah, saat ini masyarakat masih bisa menjual kepada perusahaan perkebunan yang memiliki pabrik minyak mentah kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO).
Hal ini pun akan jadi persoalan kedepannya jika kapasitas pengolahan pabrik itu terpenuhi dari hasil produksi kebun sendiri perusahaan tersebut.
“Pertanyaannya bagaimana dengan sawit masyarakat ketika perusahaanperusahaan overload kapasitas, sehingga perusahaan tidak menerima sawit dari luar. Disinilah peran pemerintah daerah hadir untuk membangun pabrik sendiri,”ujarnya.
Juliansyah menyebutkan, investasi puluhan miliar untuk pembangunan pabrik ini nantinya akan jadi anggaran produktif. Setiap tahun pemerintah akan mendapatkan suntikan PAD dari usaha tersebut.(Red)




















































































