FAKTAKALTENG.COM – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), M Abadi mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan tahun 2022 pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni harus berjalan secara maksimal.
Berkaitan hal tersebut, dia berharap agar pemerintah menjalankan pembangunan sesuai dengan program-program yang sudah di tetapkan dan dibahas di DPRD beberapa waktu lalu.
“Baik itu proyek bersifat fisik maupun tidak, semuanya harus sesuai dengan apa yang sudah dibahas dan disepakati. Karena DPRD sudah membahas APBD murni bersama pemerintah daerah dan itu wajib untuk pemerintah kabupaten melaksanakannya,” katanya.
Menurutnya, jangan sampai pemerintah mencampur adukkan permasalah politik (AKD) yang saat ini terjadi di lembaga dewan, karena itu permasalah internal lembaga dan biarkan lembaga bersama-sama partai politik yang menyelesaikannya. “Pemerintah kebupaten fokus saja untuk mengurus pembangunan di Kotim,” ujarnya.
Perlu diketahui bahwa, komposisi APBD 2022 Kotim yaitu pendapatan sebesar Rp1.869.648.670.200 yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp345.419.827.300, pendapatan transfer sebesar Rp1.449.124.433.300 serta lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp75.104.409.600.
Belanja sebesar Rp1.932.811.373.400, terdiri dari belanja operasi sebesar Rp1.247.212.991.757, belanja modal sebesar Rp427.347.749.643, belanja tidak terduga sebesar Rp5.000.000.000 dan belanja transfer sebesar Rp253.250.632.000. Defisit diperkirakan sebesar Rp63.162.703.200 atau sebesar 3,38 persen. Perkiraan penerimaan pembiayaan sebesar Rp77.177.703.200, perkiraan pengeluaran pembiayaan Rp14.015.000.000 dan pembiayaan netto sebesar Rp63.162.703.200. (Red)




















































































