Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat se-Muara Teweh Cabang Palangka Raya periode 2025–2026, yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Shalahuddin menekankan bahwa HMI memiliki sejarah panjang dan peran strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak berdirinya pada 5 Februari 1947 oleh Lafran Pane, HMI telah menjadi wadah pembinaan intelektual, moral, dan spiritual bagi generasi muda Islam, yang mampu mengabdikan diri bagi masyarakat dan negara.
“HMI bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, tetapi juga wadah pembinaan intelektual, moral, dan spiritual bagi generasi muda Islam yang siap berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Bupati menambahkan bahwa HMI merupakan mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan yang bermarwah, maju, dan sejahtera. Ia berharap para kader HMI dapat menunjukkan peran aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan, serta menjadi motor penggerak perubahan yang positif.
“HMI diharapkan hadir sebagai penggerak masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia. Seluruh kader harus mampu menjadi teladan dalam berpikir kritis, bertindak konstruktif, serta menjaga ukhuwah dan solidaritas di antara sesama anggota,” pesan Shalahuddin yang disampaikan Wakil Bupati Felix.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus HMI Komisariat Lafran Pane dan Komisariat Panglima Batur Politeknik Muara Teweh yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah kepengurusan baru harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, komitmen, dan integritas, agar HMI terus berkontribusi nyata dalam pembangunan umat, bangsa, dan daerah.
Acara pelantikan dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Barito Utara H. Taufik Nugraha, pimpinan perangkat daerah, Korps Alumni HMI Muara Teweh, para mahasiswa, dan tamu undangan lainnya. Suasana terlihat khidmat dan hangat, dengan semangat kebersamaan yang tinggi serta komitmen kuat untuk memperkuat peran pemuda Islam dalam pembangunan daerah.
Selain agenda resmi, para peserta dan pengurus baru juga berdiskusi mengenai program kerja, kegiatan sosial, serta strategi pemberdayaan mahasiswa sebagai agen perubahan. Momen ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi mahasiswa dalam mendorong generasi muda berperan aktif dalam pembangunan Barito Utara.




















































































