Muara Teweh — Pemerintah Kabupaten Barito Utara memanfaatkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 untuk mengajak masyarakat mengubah paradigma kesehatan dari sekadar pengobatan menjadi pencegahan penyakit dan gaya hidup sehat.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menekankan bahwa upaya mencegah penyakit lebih efektif dan berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat. Ia mengajak semua pihak, mulai pemerintah, tenaga medis, hingga masyarakat, untuk menanamkan kesadaran hidup sehat melalui pola makan, olahraga, dan kebersihan lingkungan.
Bupati juga mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga pelayanan tetap optimal. Meski layanan kesehatan gratis baru mencakup 60 persen dari kebutuhan, hampir seluruh warga Barito Utara kini terlindungi melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), baik dari pemerintah maupun perusahaan tempat mereka bekerja.
Kemudahan akses layanan kesehatan menjadi perhatian utama, di mana masyarakat hanya perlu menunjukkan KTP untuk memperoleh pelayanan tanpa biaya tambahan, termasuk bagi warga di pelosok daerah.
Bupati menegaskan bahwa kesejahteraan tidak hanya diukur dari ekonomi, tetapi juga mencakup kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja yang layak. Ia berharap peringatan HKN ke-61 ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli pada pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, dan memanfaatkan fasilitas kesehatan secara bijak.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen bersama, agar Barito Utara menjadi daerah yang sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkas Bupati.




















































































