FAKTAKALTENG.COM – AnggotaDPRD Kotim Abdul Kadir mendorong, pemerintah bersinergi untuk memberikan bantuan kepada petani dalam hal pengadaan bibit hingga mencarikan pasar untuk menjual hasil pertanian.
Pasalnya ujarnya, sekarang ini di beberapa desa sudah mulai membudidayakan komoditas pokok di antaranya padi, bawang dan tanaman sayuran lainnya.
“Tentu ini potensi besar dari sektor perkebunan dan pertanian jika digarap secara serius. Apalagi lahan kosong di Kotim ini masih banyak yang bisa dipergunakan untuk bercocok tanam,” kata Abdul Kadir.
Dia mengatakan, bahkan lahan tidur di Kotim bisa ditemukan di setiap kecamatan, namun banyak juga menjadi semak belukar karena tidak digarap oleh warga menjadi lahan pertanian.
“Kalau tidak bisa menanam di lahan luas, masyarakat juga bisa melakukan penanaman pangan lokal di lahan pekarangan. Ini bisa menjadikan warga sebagai produsen pangan lokal sendiri, bahkan bisa menjadi solusi ketika kekurangan bahan baku makanan untuk sehari-hari,” tegasnya.
Ia juga mendorong masyarakat menanam tanaman sela di lahan yang sudah ditanam karena bisa menambah pendapatan para petani.
“Petani diharapkan bisa menanam tanaman lain seperti buah naga, termasuk sayur mayur atau tanaman lain yang dapat tumbuh subur di lahan bertanah gambut seperti daerah kita ini,” pungkasnya. (Red)




















































































